{:id}Visi

Menjadi Program Studi Sosiologi yang unggul di bidang pembangunan sosial tingkat nasional yang masuk 5 (lima) besar pada tahun 2020

Misi

  1. Melaksanakan pendidikan dan pengajaran untuk menghasilkan lulusan sosiologi yang mengacu pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini
  2. Melakukan penelitian bidang sosiologi yang berkualitas yang dipublikasikan di jurnal nasional dan internasional
  3. Merancang dan melaksanakan pengabdian masyarakat yang merupakan penerapan sosiologi untuk memberdayakan masyarakat.

Tujuan

  1. Dihasilkannya sosiolog yang memahami perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini
  2. Dihasilkannya penelitian bidang sosiologi yang berkualitas yang terpublikasi di jurnal nasional dan internasional
  3. Dilaksanakannya pengabdian masyarakat dengan menerapkan sosiologi untuk memberdayakan masyarakat

Ilmu Sosiologi pada dasarnya muncul karena terjadi kekacauan sosial atau ketidakteraturan sosial akibat adanya revolusi individual diberbagai negara dan berkembanganya ekonomi kapitalis. Terjadinya kesenjangan sosial dan ekonomi yang sangat tajam, serta degradasi moralitas. Para ahli sosiologi sangat prihatin akan hal ini, sehingga seluruh kajian Ilmu Sosiologi merupakan manifestasi mereka untuk mengkontruksi masyarakat yang berkeadilan dan kesejahteraan bersama. Atau dengan kata lain bagaimana menciptakan dunia sosial yang dinamis yang berasaskan nilai-nilai kemanusiaan. Setiap relasi yang dibangun baik pada tataran antara individu dengan individu, kelompok dengan kelompok ataupun suatu negara dengan negara yang lain dilandasi oleh nilai-nilai kemanusiaan tadi. Perbedaan ras, agama atau atribut identitas lainnya merupakan suatu realitas sosial, akan tetapi bukan dianggap suatu bagian untuk mengkontruk perbedaan-perbedaan dalam kelas sosial. Hal inilah yang mendasari mengapa Jurusan Sosiologi UNAS memilih konsentrasi pada Pemberdayaan Masyarakat. Asumsi yang dibangun adalah bagaimana mensinerjikan  antara potensi yang ada dalam masyarakat, baik itu kapital fisik, sosial, budaya dan manusianya dengan intervensi sosial dari luar, baik itu institusi pemerintah maupun institusi lainnya. Sehingga keadilan sosial dan kesejahteraan sosial seperti yang dicita-citakan dalam konstitusi kita dapat terwujud.

Sistem Perkuliahan

Perkuliahan yang dilakukan oleh Jurusan Sosiologi, bukan menerapkan metode konvensional seperti yang lazim berlaku dalam dunia perguruan tinggi. Pada semester awal mahasiswa sudah dikenalkan dengan kuliah lapang atau field trip atau dengan kata lain latihan grounded research. Sebagai calon peneliti, maka kemampuan untuk menangkap fenomena sosial atau permasalahan sosial yang tentunya akan berkelindan dengan aspek yang lain, seperti aspek ekonomi, ekologi, politik dan lainnya sangat utama untuk diasah. Proporsi kuliah lapang (praktek lapang) dengan perkuliahan di dalam kelas 60 % perkuliahan di kelas dan 40 % kuliah lapang. Metode ini sejalan dengan visi yang ingin dicapai oleh UNAS yaitu menjadi Reseacrh University.

Aktifitas Penunjang Perkuliahan

Untuk meningkatkan suasana dan budaya akademik, Jurusan Sosiologi bersama Himpunan Mahasiswanya sangat intens melakukan aktifitas: Bedah buku, diskusi teoritis (Kelompok Sutan Takdir Alisyahbanah Club atau dikenal dengan STA Club), Stadium Generale (Kuliah Umum dengan berbagai hot issue dalam dunia akademik dan dalam kehidupan masyarakat),  Pelatihan Riset dan Penulisan Karya Ilmiah dan banyak aktifitas lainnya. Yang kesemuanya ditujukan untuk menghasilkan calon-calon sosiolog yang berkualitas tinggi, moralitas yang sangat baik dan nasionalisme tinggi.  

{:}{:en}Vision

To become the leading center in the study of industrial sociology following the development, changes, and globalization movements.

Misions

  1. To forge the students’ academic skills and aptitudes in any areas of sociology, especially Industrial Sociology, in parallel with the needs of general society as well as social and higher education institutions determined to focus on the development of sociology.
  2. To shape the students’ full potential as they grow into future graduates with strong sociology skills, clear conscience, resourceful creativity and productivity, and a solid ability to implement and develop their knowledge responsibly as well as to contribute more to the study of sociology for the greater benefit of the republic of Indonesia and its people.
  3. To develop a credible teaching-learning process on the basis of research in an effort to keep up with the rapidly dynamic growth of Sociology discipline and the empirical facts that revolve around it.
  4. To intensify the activities of researches and studies in sociology, particularly in the studies of industrial sociology and development.
  5. To conduct activities focused on public services that consist of seminars and trainings in cooperation with the government, business society, non-government organizations or general public.

Objectives

  1. To launch the careers of as many graduates of Sociology Department as possible with clear conscience, creativity, productivity, reliable academic skills, and capabilities in implementing as well as developing a variety of sociological concepts and theories for the benefit of Indonesian people.
  2. To develop and broaden the scope of sociological study in an effort to glorify the national pride and honor.
  3. To improve the quality of lecturers and researchers on duty and lead them to greater professionalism and more productivity, making them highly competitive in the globalization era through an open access to higher education and secure welfare improvement.

Sociology discipline basically arose out of social unrest or disorder resulting from individual revolutions changing the courses of history in many countries and out of the development of capitalistic economy. Widening social and economic disparities played as important a role in the rise of sociology as moral degradation did, raising deep concerns of sociology experts in regard to the situation. As a result, the entire scope of study of Sociology had turned into their manifestation to reconstruct the society system in the name of justice and communal welfare, as people then used to dream of a socially conscious world revolving around respect for humanity values. It is these exact values that have grown to serve as the basis of well-intentioned relationships between multiple individuals, groups, or countries. The differences of races, religions, and any other personal attributes are an inevitable social reality but having no part in the construction of disparities between social classes. So rampant have those gaps become that the Sociology Department of UNAS has decided to focus on the study of People Empowerment. This concentration seeks to build an assumption based on the powerful synergy of unified potentials throughout society, comprising the elements of physical, social, cultural, and human capitals, greatly assisted by either government or any other institutions. This way, social justice and welfare, as vividly visualized in our constitution, can find the way to ultimately materialize.

The Lecture System

The lecture system implemented by Unas’ Sociology program has decided to dispose of conventional methods prevalently applied by any other universities. During the earlier semesters the students find themselves involved in field trips or hands-on lectures, which can also be defined as grounded research. Trained to be future researchers, every student will have to polish their capability to respond to a good range of social phenomena and problems that almost definitely intertwine with any other aspects, such as economy, ecology, and politics. Such a demanding role for all graduates has prompted the Sociology program to limit the schedules of classroom lectures in favor of field trips/hands-on lectures by the 60:40 ratio. This method has proved to work remarkably well in support of UNAS’s vision of becoming a well-established research university.

Lecture-Supporting Activities

In an attempt to elevate the academic atmosphere and culture at UNAS, the Sociology program along with its affiliated Student’s Community have intensely spearheaded a series of educative activities, namely book seminars, theoretical discussions (a community called Sutan Takdir Alisyahbana Club/STA Club), Stadium Generale (public lectures with a number of hot issues in the academic world and society life), Training on Research and Science Journal Writing, and many more. That way, it is almost a guarantee that an army of future sociologists with exceptional credibility as well as strong senses of morality and nationalism are underway.{:}

Leave a Reply to efi asmi suryani Cancel reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This Post Has 19 Comments

  1. putri

    kalo kita ambil prodi ilmu sosiologi, selain jadi sosiolog, prospek kerja apa lagi yg bisa ambil?

    1. adminfisip

      Dear Putri,

      Mohon maaf yang sebesar-besarnya baru respon. Sosiolog itu fieldnya luas sekali Putri, bisa di Lembaga Penelitian Pemerintah, Swasta dan Perusahaan. Kalau di perusahaan/MNC (multi Nasional Corporation), perusahaan asing, biasanya kita ditempatkan dibidang marketing research. Kita yang akan menilai kecenderungan trend pasar seperti apa sehingga kita bisa mengkonstruk produk yang dibutuhkan oleh masyarakat. Posisi kita sebagai konseptor dalam hal ini.

  2. nurain

    Saya mau tanya, apakah untuk jurusan/program studi Sosiologi UNAS untuk S1 ada kuliah malam atau kuliah untuk pekerja? terima kasih.

    1. adminfisip

      Dear Nurain,

      Untuk semester ini sudah mulai dibuka kelas eksekutif/karyawan. Silahkan kontak kesekretariatan FISIP UNAS

  3. respatidr

    istilah pemberdayaan adalah progran sosiologi untuk masyarakat yang tertinggal,sedangkan bagi masyarakat yang sudah maju adalah program pengembangan, bukan pemberdayaan,

    1. adminfisip

      Dear Respatidr,

      Untuk konteks Indonesia, kedua-duanya kita gunakan sebenarnya, khan dalam sejarah intervensi sosial,kedua istilah itupun masih menjadi perdebatan karena sering terjadi overlapping: direct dan indirect approach digunakan sekaligus untuk membangun masyarakat….

  4. respatidr

    Karena itu, saya siap untuk ikut membantu mengembangkan ilmu Sosiologi yang sudah ada, misalnya Sosiologi Hukum di fakultas hukum dan di ilmu sosiologi itu sendiri Di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Nasional Jakarta

    1. adminfisip

      Dear Respatidr,

      Dengan senang hati, kami menanti Saudara untuk sama-sama bergabung dengan institusi kita, untuk mendorong pencapaian masyarakat kita yang maju. Terutama kelas bawah kita, petani, nelayan dan buruh…

  5. respatidr

    Ilmu Sosiologi itu intinya Penelitian (meneliti berbagai fenomena tergantung substansi apayang akan diteliti) masyarakat itu luas dan tidak bisa disangkal adanya stratifikasi di dalam masyarakat. menerapkan pemberdayaan itu kepada masyarakat mana, dan harus jelas (ini masukan saja) sebagai orang sosiologi kita harus menyusun fenomena-fenomena yang ada, dengan berkaca kepada latar belakang kelahiran ilmu sosiologi itu sendiri. karena mau tidak mau sosiologi terlahir dipengaruhi berbagai fenomena misalnya :
    – filosof
    – romawi
    – yunani
    – kejadian2 di dunia
    -perang dunia ke satu
    -perang dunia ke dua
    – debat diantara para tokoh sosiologi itu sendiri, (antara pendukung dan penentang)
    -Emile Durkheim X Herbert Spencer intinya kebersatuan (kelahiran teori konflik)
    aplikasinya,hanya lewat analisis sosiologi, langkah apa yang harus kita tempuh untuk mensejahterakan bangsa, dan mendamaikan dunia

  6. adisel

    terus maju dan maju buat peradaban bangsa

    1. adisel

      good

  7. ulfain

    salam, admin saya mau mengabdi dan berbagi keilmuan di Universitas nasional. saya alumni Sosiologi pascasarjana Universitas Cenderawasih Jayapura dan akan melanjutkan ke Pascasarjana UI. kebetulan saya ingin mengabdi di kampus unas, apakah bisa untuk disampaikan ke pimpinan?
    terima kasih

  8. dimas

    assalamulaikum admin ,mau nanya nih kalo sekolah asal dari smk jurusan akomodasi perhotelan bisa masuk jurusan yg ada fakultas fisip ga?

  9. Inda Premordia

    Apakah untuk Program Studi Ilmu Sosiologi membuka kelas kursus singkat yang di akhir memberikan sertifikat?

  10. efi asmi suryani

    selamat pagi,
    saya ingin melamar sebagai dosen sosiologi di Universitas Nasional. saya lulusan magister sosiologi universitas Airlangga Surabaya. apabila saya ingin menaruh lamaran, saya bisa menemui bagian apa ya? terima kasih

  11. arfyiind putra

    Saya mau tanya..di tahun ajaran baru nanti(semester genap) di unas ada kelas karyawan ga buat program studi sosiologi..
    Thank you.

  12. angga

    saya mau tanya, masuk sosiologi unas apakah harus lancar bahasa inggris?

  13. Nurdin

    Apakah menerima mahasiswa pindahan?

  14. Tresni

    Tahun 2020, sosiologi buka kelas karyawan tidak?