PKSP FISIP UNAS Agendakan FGD “Strategi Produk UMKM dalam Menembus Pasar Global di Masa Pandemi”

PKSP FISIP UNAS Agendakan FGD “Strategi Produk UMKM dalam Menembus Pasar Global di Masa Pandemi”

Jakarta, Pusat Kajian Sosial Politik Fakultas Ilmu FISIP UNAS pada Tanggal 9 April 2021 telah menyelenggarakan webinar secara online via zoom cloud meeting dan onsite di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan dengan tetap mematuhi protocol kesehatan selama berlangsungnya acara. Peserta kegiatan tersebut adalah pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Dosen, Mahasiswa, dan Pejabat Pemerintah terkait.

Tema pada webinar kali ini yaitu “Strategi Produk UMKM dalam Menembus Pasar Global di Masa Pandemi”. Webinar ini diselenggarakan dengan maksud dan tujuan untuk mengetahui lebih dalam mengenai dampak pandemic covid 19 yang sudah berlangsung sejak Maret 2020 terhadap perkembangan usaha UMKM di tanah air.

Selain itu, maksud dan tujuan webinar ini sebagai media untuk memetakan efektivitas dari langkah-langkah yang dilakukan pemerintah, termasuk rangkaian stimulus yang diluncurkan pemerintah dalam meminimalisir dampak pandemic covid-19 terhadap perkembangan UMKM di tanah air.

Diskusi ini juga bertujuan untuk menjaring masukkan dari para peserta diskusi terhadap langkah badan usaha dalam terus mengembangkan usaha di masa pandemic covid 19 supaya tetap bias memenuhi target yang telah ditetapkan.

Para pemateri utama yang mengisi webinar ini yaitu Dr.Irma Indrayani, S.IP., M.Si., selaku Ketua Program Studi Hubungan Internasional Universitas Nasional, Jakarta yang membahas sub materi tentang “Analisis Dampak Pandemi Covid 19 Terhadap Perkembangan UMKM Nasional, Peluang dan Tantangannya dalam Menembus Pasar Global”.

Pemateri kedua dibawakan oleh  Dr. Ir. Soleh Rusyadi Maryam, M.M., selaku VP Sucofindo dan Pakar Dunia Usaha. Pada kesempatan webinar ini beliau membawakan sub materi tentang “Perkembangan Ekspor UMKM dalam Masa Pandemi Covid 19, Peluang dan Kecenderungan di Pasar Global.

Pemateri ketiga yaitu Ir.Agus Muharram, M.Sc selaku Pengamat Kebijakan yang membawakan sub materi tentang “Kebijakan Pengembangan UMKM di Tanah Air dan Pengaruhnya Terhadap Daya Saing di Pasar Ekspor.

Mengutip dari pernyataan Drs. Teten Masduki (Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia sejak Tahun 2019 – Sekarang), telah diketahui bahwa jumlah pelaku UMKM kurang lebih 64 juta pelaku usaha dan menyumbang 61,07 persen dari total Produk Domistik Bruto (PDB), dan potensi pasar ekonomi produk UMKM jauh lebih besar jika dibandingkan dengan potensi pasar domistik yang melibatkan setidaknya 269 juta jiwa. Sehingga dalam hal ini produk-produk UMKM sudah selayaknya dapat menembus pasar global. Hal demikian yang kemudian juga dibahas secara detail oleh para pemateri Webinar PKSP FISIP UNAS.